Detail Berita

Berita terkini tentang Kelompok Tani Desa Kendung

"Di tengah tantangan cuaca dan hama, Poktan Desa Kendung bergerak cepat: meracik pupuk organik dari bonggol pisang, mendirikan rumah burung hantu (rubuha) sebagai solusi alami, sekaligus mengamankan logistik pupuk bagi anggota."

Kelompok Tani Desa Kendung melakukan langkah strategis dalam menjaga keamanan pangan dengan melaksanakan pemasangan Rumah Burung Hantu (Rubuha) di area persawahan desa.

Program yang didukung oleh Dana Desa ini merupakan upaya pengendalian hama tikus secara alami dan ramah lingkungan. Dengan berdirinya Rubuha di titik-titik strategis, diharapkan predator alami seperti burung hantu (Tyto alba) dapat berkembang biak dan membantu petani menekan populasi hama tanpa ketergantungan berlebih pada pestisida kimia.

"Menghadirkan 'penjaga malam' alami di sawah kita adalah cara terbaik berdamai dengan alam, sekaligus ikhtiar cerdas mengamankan masa depan panen."

Semangat gotong royong terlihat jelas saat para anggota kelompok tani bahu-membahu mengangkut dan mendirikan tiang penyangga Rubuha di tengah hamparan sawah.

Pemasangan ini tidak hanya sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan simbol komitmen bersama petani Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, untuk beralih ke metode pertanian yang lebih berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa dan kelompok tani melalui kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Desa Kendung dalam mewujudkan pertanian yang produktif dan ekologis.